Minggu, 19 Juni 2016

SEMINAR NASIONAL
INDONESIA CERDAS BERMORAL


 MEWUJUDKAN DUNIA YANG LAYAK BAGI ANAK
[Sabtu pagi ,18 Juni 2016] pagi yang tidak seperti pagi sebelumnya, rintikan hujan turun membasahi bumi sejak semalam , tetapi sama sekali tak menyurutkan semangat saya dan sahabat saya untuk menghadiri sebuah seminar nasional yang diadakan oleh FSLDK Bangka Belitung di Gedung serbaguna SMKN 2 PangkalPinang.kali ini dengan Tema “kembali kepada nilai-nilai pancasila dan keislaman” Saya tertarik sekali dengan salah satu Point penting dari Materi materi yang telah disampaikan Pemateri yaitu tentang hak anak  oleh bapak heru dari KPAD komisi perlindungan anak daerah yang baru berdiri sekitar 2 bulan yg lalu di darah saya .Meskipun sempat diselingi Rintik Hujan acara berlangsung hangat.Disini saya akan mencoba mengangkat isu tentang hak anak .
A  
dakah dunia yang didalamnya tidak terdapat anak? Apakah dunia ini sempurna tanpa senyum,tanpa canda dan tawa anak-anak ? jawabannya adalah tidak.dalam sejarah indonesia, bahkan sejarah dunia pun mengatakan hal ini. Bahwa tidak akan pernah tercapai suatu tingkat peradaban yang maju, baik dari sisi teknologi, ekonomi, politik, sosial maupun budaya tanpa anak-anak, karena anak merupakan aset bangsa dan negara yang kelak akan memiliki peran penting di suatu negara.
Akan tetapi realitas yang terjadi di negri ini adalah anak anak sering diekspolitasi oleh orang dewasa sebagai ajang bisnis untuk memperkaya diri. Anak-anak dijadikan penjaja koran pemungut sampah,peminta-minta, pencuri bahkan anak-anak dijadikan korban Trafficking(jual beli) ,pekerja seks komersial(PSK) ,narkoba, pengungsian,buruh anak, dan masih banyak perilaku menyimpang yang dirasakan oleh anak anak di negri ini,
di Palestina anak-anak yang tidak bersalah baik laki-laki maupun perempuan telah merasakan bagaimana peluru kecil menembus dan merobek tubuh mungil mereka. Bahkan menembus mata mereka, sungguh keadaan yang luar biasa menggetaran ,mereka kehilangan tempat tinggal kehilangan orangtua, mereka hidup dengan dunia penuh darah, tidak ada tempat untuk berlindung. tank tank besar milik israel tentu tidak akan mampu mereka  taklukan ,di televisi saya melihat sendiri bagaimana seorang anak pelestina dipukul bertubi-tubi kepalanya dikepit diketiak para tentara israel yang berpakaian lengkap dengan senjata memperlakukan bocah palestina kemudian menjatuhkan anak itu layaknya barang tak berharga ,saya yang menontonya saja sudah begitu kesakitan ,apalagi hal itu terjadi pada adik saya yang saya sayangi .sungguh ironis bukan ? suatu kenyataan pahit yang harus diderita oleh bocah yang sma sekali tak bersslah
Begitulah sedikit gambaran dari kekerasan anak yang telah merusak kehidupan jutaan anak didunia tak terkecuali dinegri tercinta ini .sekarang memang bukan lagi masa saat Arie Hanggara,anak korban kekerasan Ayahnya,masih hidup,bukan juga masa saat Dave Pelzer seorang penulis buku best seller internasional A child called it nyaris dibakar hidup hidup oleh ibunya sendiri namun berapa tahunpun lamanya kisah tragis itu berlalu kisah kekerasan anak terhadap anak tidak pernah ikut hilang dari perputaran zaman.malah sebaliknya ,kekerasan anak semakin bertambah setiap tahunya. Berita kekerasan anak kerap kali saya dengar berita nya dimedia masa .berita yang membuat saya teriris. Sayangnya pemerintah indoensia terkesan mengesampingkan masalah penegakan anak ini. Perbincangan pemilihan calon legislatif DPR/DPRD dan calon presiden barangkali merupakan bab penting yang menyangkut kelangsungan sistem pemerintahan di indonesia.tetapi haruskah isu anak tenggelam begitu saja oleh gembor orasi-orasi para juru kampanye partai politik ? pemerintah sudah terlalu sibuk mengurusi masalah ekonomi,politik lingkungan ,tetapi masalah yang menyangkut nyawa bangsa ini pada masa yang akan mendatang malah diabaikan ,seakan lupa bahwa anak juga mempunya Hak yang harus di penuhi dalam kedupan bangsa .
Menurut saya kekerasan pada anak atau hal lain yang semata-mata merupakan pengekploitasian terhadap mereka bisa dihindari atau dikurangi jika anak mendapat pemahaman mengenai hak mereka.proses pengenalan hak-hak pada anak memang masih kurang,padahal dengan ketidak tahuan itu,onum-oknum yang tidak bertanggungjawab akan lebih mudah untuk melakukan  tindakan pengeksploitasian.
Oleh karena itulah, Mewujudkan dunia yang layak bagi anak diperlukan adanya strategi nasional dan kerjasama dari pemerintah dan kepedulian masyarakat  untuk bersama sama membangun lembaga-lembaga yag menangani anak korban kekerasan .lembaga lembaga ini dapat memantau masyarakat dan melaporkan apabila terjadi pelanggaran terhadap hak anak ,bahkan penegakkan hak anak harus disosialisasikan setara dengan Hak Asasi Manusia yag saat ini ramai digembor-gemborkan. diharapkan dengan adanya sosialisasi dengan hukuman tegas terhadap pelanggaran hak anak,masyarakat akan takut melakukan kekerasan terhadap anak. Harapan saya kekerasan yang dialami anak-anak dikeluarganya harus diakhiri,bahwa seorang anak mempunyai hak untuk hidup,disayangi dan dilindungi.harus sesering mungkin disosialisaikan kepada orangtua. termasuk para pemuka agama apakah seorang ustadz,ustadzah,pendeta ,biksu dan lain-lain dapat memegang peranan penting dalam mensosialisasikan hal tersebut. Karena biasanya apa yang dikemukakan oleh seorang pemuka agama lebih mudah diyakini oleh pendengarnya.
 Iya, saya juga mau protes tentang tayangan televisi yang penuh dengan kekerasan,banyak sinetroon sekarang yang tidak layak ditonton oleh anak, sinetron yang sema sekali tidak menayangkan sikap saleh dan kemuliaan akhlak ,malah yang ditonjolkan dari sikap anak dalam sinetron adalah kesombongan, iri hati ,berkelahi antar teman bahkan melawan orang tua yang jauh dari ajaran agama yang mengajarkan sopan santun.bagaimana bisa mencetak generasi yang baik jika tontonan nya saja tidak mendidik. Seperti film anak jalanan,apakah pantas genk genk motor dikatakan sebagai anak jalanan? Lalu, bagaimana dengan fenomena anak-anak jalanan dikota metropolitan ? fenomena ini tentu bukan cerita misteri,drama tragedi,atau sinetron sinetron air mata di televisi ,ini adalah sebuah realitas,keseharian yang terjadi setiap hari dikota –kota besar bahwa begitu banyak permasalahan yang dihadapi ank-anak yang hidup di jalanan.
Jutaan anak tak beruntung itu apakah kita pernah berpikir untuk memperdulikan mereka ?sekali saja ? pernahkah ? jujur saja aku malu ! aku termasuk salah satu dari kalian yang tak memperdulikan mereka, sebelum terlambat apa yang harus kulakukan ?
….heel the world
Make it a better place
For you and for me
And the entire human rise
There are people dying
If you care enough
For the living
Make it a better place
For you and for me
Ini adalah sedikit cuplikan dari reff lagu heal the world yang berarti pulihkan dunia ini yang dinyanyikan oleh Michael Jakson. inti lagu ini adalah jadikan dunia ini tempat yang lebih baik bagi semua orang terutama anak, marilah menciptakan dunia yang layak bagi anak anak di dunia.

mulailah dari kita sendiri kepedulian kita merupakan pemanjang umur mereka, jangan biarkan mereka tenggelam dalam mimpi-mimpi, bawa mereka ke realitas ke rengkuhan hangat kita. Jangan pikir jauh jauh di Palestina atau etiophia. mulailah lah dari negeri kita khususnya didaerah kita ,detailnya mulailah dari sekeliling rumah kita. alangkah baiknya lagi bila kita bisa membantu mereka dengan tidak memandang sebelah mata karena itu bukanlah keinginan mereka sendiri,keadaanlah yang memaksa mereka seperti itu, jangan biarkan mereka menjadi korban kemiskinan kebodohan karena mereka merupakan investasi terbesar bagi bangsa dan negara kita,merekalah yang akan menjadi pemimpin-pemimpin negara ,pewaris-pewaris sah dari peradaban pada masa yang akan datang. Dan Yang akan menentukan maju dan mundurnya Indonesia. Oleh karena itu sudah semestinya segenap komponen bangsa menaruh kepedulian terhadap segala permasalahan yang dihadapi anak,dan pada saat yang sama mari mewujudkan ebuah dunia yang layak bagi anak ,dunia tempat semua anak mendaptkan hak-haknya ,dunia tempat semua anak mendaptkan awal kehidupan yang sebaiknya.[bangka,19 juni 2016] oleh vivin anggreini

Kamis, 16 Juni 2016

Malaikat Tak bersayapku

Ada teduh yang ku lihat dari matamu..

Ada syahdu yang terdengar dari ucapannmu..

Dan ada laku yang baik terlihat dari dirimu..

Mereka ….Ya Mereka yang ku sebut malaikat tak bersayap

Terima kasih sudah mengandungku

Terimakasih sudah membimbingku ,merawat bahkan ..

membesarkanku hingga detik ini

Ayah ibu maaf karna aku belum mampu menjadi anak yang berbakti..

Maaf karna aku belum mampu mengantti lelahmu dengan lelahku..

Maaf karena aku tak bisa menjadi pelepas dahaga dalam kehausanmu..

Hingga saat ini pun aku belum mampu sepenuhnya menjadi anak 

kebanggaan kalian..

Ayah ibu percayalah ini hanya mengenai waktu..

Waktu dimana letihmu akan kugantikan dengan bahagia..

Malu.. 

ya Aku malu karena belum mampu membalasnya ..

Aku selalu berdoa dalam sujudku semoga Allah selalu menguatkan hati 

Ayah dan Ibu..

Menegarkan jiwa dangan rahmatnya..

ku titip doa  ku untuk kalian..

Berdoa lah selalu agar jalanku selalu dimudahkan oleh Nya

Ayah,ibu ..

Sekali lagi Maaf karna aku belum mampu membahagiakanmu :(L

Salam Rindu:  Putri Sulung Ayah dan Ibu ^^



Lets Tarbiyah sebelum menikah

Alhamdulillah masih dipertemukan dipenghujung bulan syawal yg katanya musim nikah..  Hehe..  Alhamdulillah dikabarkan ad beberapa teman yg ...